Connect with us

News

Kasus Penyerangan John Kei, 39 Tersangka Telah Ditangkap dan 8 Orang Buron

Published

on

Dobelcek, Jakarta – Polisi menyebut jika tersangka yang berhasil diamankan atas kasus penyerangan di kediaman Nus Kei di perumahan Green Lake, Tangerang Kota hingga kini berjumlah 39 orang.

“Nambah orang, jadi total 39 orang yang sudah kami amankan,” kata Wadir Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak di Jakarta, Senin (29/6/2020).

Calvijn mengungkapkan jika saat saat interogasi dari saksi dan para tersangka diketahui bahwa masih ada 8 orang lagi yang buron.

“Terungkap fakta 8 orang lagi masuk DPO kami, maka total tersangka jadi 47 orang,” pungkas Calvijn.

Atas temuan tersebut, Calvijn memastikan akan ada lagi tersangka baru dalam kasus itu.

“Tidak menutup kemungkinan akan ada lagi tersangka baru dalam kasus ini,” tutur mantan Kapolres Trenggalek tersebut.

Sebelumnya, satu orang anggota John Kei yang juga ikut terlibat dalam penyerangan tersebut berinisial SR alias T juga ikut menyerahkan diri ke Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Rabu 24 Juni 2020.

Dia sempat bersembunyi di rumah pamannya setelah tahu dirinya menjadi buronan polisi. Karena merasa ketakutan keluarganya menjadi target penyerangan balik dari kelompok Nus Kei, akhirnya dia memutuskan untuk menyerahkan diri.

Seperti diketahui, saat melakukan penyerangan di perumahan Green Lake City, Tangerang, pada Minggu, 21 Juni 2020, anak buah John Kei sempat melepaskan tembakan sebanyak 7 kali di sekitar rumah Nus Kei. Akibatnya, satu pengemudi ojek online bernama Andreansyah mengalami luka tembak pada bagian jempol kakinya.

Sebelum melakukan penyerangan di Green Lake, Tenggerang, di hari yang sama anak buah John Kei juga melakukan penyerangan terhadap kerabat Nus Kei, bernama Angki dan Yustus Corwing Rahakbau Kei di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Dalam penyerangan itu Angki mengalami luka bacok pada jemarinya, sedangkan Yustus tewas usai dibacok dan dilindas.

Belakangan diketahui, kasus tersebut dipicu atas motif kekecewaan John Kei yang merasa dikhianati oleh Nus Kei terkait pembagian hasil penjualan tanah di Ambon.

Dalam kasus ini polisi menyita puluhan senjata tajam dari para pelaku. Barang bukti tersebut di antaranya; 28 buah tombak, 24 buah senjata tajam, 2 buah ketapel panah, 3 buah anak panah, 2 buah stik bisbol, dan 17 buah ponsel.

Atas perbuatannya John Kei dan anak buahnya dijerat Pasal berlapis, yakni Pasal 88 KUHP tentang Pemufakatan Jahat, Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan, Pasal 170 KUHP tentang Pengrusakaan, dan Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951. Dia terancam hukuman penjara 20 tahun dan atau pidana mati.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *