Connect with us

News

Media Sosial Buatan Indonesia Punya Peluang Bersaing Global

Published

on

Jakarta, Selular.ID – Peluang bagi Indonesia untuk memiliki media sosial buatan sendiri dinilai masih sangat terbuka kesempatannya, bahkan juga bisa bersaing di tingkat global.

Pasalnya, sektor teknologi adalah salah satu bisnis paling menguntungkan dan memiliki peluang jangka panjang terbaik di era digital. Apalagi, pandemi Covid-19 yang mengguncang dunia tidak membuat sektor bisnis mengalami perubahan signifikan dalam penurunan laba atau produktifitas usahanya seperti yang dialami oleh sektor bisnis lainnya.

Bahkan sebaliknya, selain mampu bertahan, sektor ini justru mengalami peningkatan yang jauh lebih besar pasca pandemi, tak terkecuali perusahaan-perusahaan teknologi lokal.

Sesuai prediksi lembaga riset, ke depan sektor yang menggunakan media daring sebagai motor usahanya akan tetap memimpin bisnis global. Ini terbukti dalam beberapa tahun belakangan bursa Indonesia tidak hanya kedatangan banyak emiten teknologi, juga menarik banyak investor baik lokal maupun asing, seiring bertumbuhnya pengguna teknologi dan internet tanah air yang kian masif.

Menurut riset Hootsuit, jumlah pengguna media sosial di Indonesia sudah mencapai 160 juta atau 59 persen dari total jumlah penduduk. Dengan jumlah pengguna yang sangat masif, waktu rata-rata penggunaan media sosial di Indonesia juga sangat tinggi. Yakni, mencapai 3 jam 26 menit per hari atau di atas rata-rata global yang 2 jam 24 menit per hari.

Keunikan lainnya, rata-rata penduduk Indonesia memilik sekitar 10 akun media sosial per orang, baik aktif maupun tidak aktif menggunakannya. Selain itu, 65 persen pengguna media sosial di Indonesia memanfaatkan platform tersebut untuk bekerja.

PT Hyppe Teknologi Indonesia, pun melihat peluang di tengah tingginya adopsi media sosial oleh warganet di Indonesia.

“Masih sangat terbuka kesempatan bagi Indonesia untuk memiliki media sosial sendiri yang tidak hanya bisa dibanggakan, melainkan juga bisa bersaing di tingkat global,” ucap Hondo Widjaja , President Director PT Hyppe Teknologi Indonesia.

Mengangkat brand Hyppe sebagai umbrella brand-nya, saat ini terdapat 10 fitur yang disiapkan. Ada HyppeVid (large video content/landscape video), HyppeDiary (short video content/portrait video), HyppeStory (flash stroy), HyppeChat (chatting platform/avatar chat), HyppeCompetition (competition platform), HyppeSound (audio content & music player), HyppePic (photo/image content), HyppeScript (documents content/text format), HyppeLive (live streaming platform), HyppeGames (interactive/online games).

Nantinya, 10 fitur tersebut akan menjadi satu kesatuan dalam aplikasi media sosial Hyppe yang akan didukung dengan teknologi Blockchain dan Fingerprint Combat sebagai basis teknologinya.

Melihat fitur serta teknologi yang diusung, Hyppe akan menjadi salah satu platform terbaik saat ini bagi para content creators dalam menuangkan ide kreatif mereka sekaligus memonetisasi serta menjaga hak kepemilikan konten mereka.

”Kami ingin berkontribusi lebih besar bagi bangsa ini dengan mendukung pemerintah dalam menumbuhkan ekonomi digital melalui sektor teknologi. Caranya, membangun sebuah Platform Social Media karya anak bangsa yang mampu bersaing di tingkat global,” ungkap Hondo.

Hyppe juga merupakan ”sharing economy platform”, sehingga tidak hanya menjadi surga bagi content creators, pengguna atau viewer/penonton pun tak luput dari perhatian. Mereka juga akan mendapat penghasilan melalui iklan konten dan iklan sponsor yang mereka tonton di aplikasi Hyppe.

“Sudah saatnya para content creator sadar akan pentingnya menjaga hak kepemilikan konten mereka, sebab kontenlah yang memiliki kontribusi terbesar akan perkembangan jejaring sosial, sekaligus merupakan aset yang sangat berharga yang juga akan menjadi sumber passive income buat mereka” ungkap Magin M, Vice President & Technology Advisor Hyppe Technology.

“Atas dasar itu, kami menerapkan teknologi Blockchain dan Fingerprint Combat sebagai basis teknologi dalam Aplikasi media sosial Hyppe, untuk mencatat dan menjaga data hak kepemilikan konten mereka, sehingga kepemilikannya dapat diakui di seluruh dunia,” sambungnya.

Hyppe juga digadang-gadang menjadi salah satu aplikasi media sosial terpopuler dengan kreatifitas dan inovasi yang disuguhkan, serta memberi pengalaman lebih menarik dalam berinteraksi di jejaring sosial.

Konsep dan fitur Hyppe juga menjadikan aplikasi ini sumber pendapatan baru bagi seluruh pengguna serta menjadi sasaran yang tepat bagi pelaku bisnis.

Teknologi yang diusung akan menjaga hak kepemilikan konten sekaligus membantu meminimalisir penyebaran informasi hoaks di jagad maya yang kini telah menjadi salah satu ancaman nyata jika tidak segera diatasi sejak dini.

Vice President Hyppe Technology, Sammy Goh mengatakan, PT Hyppe Teknologi Indonesia telah bermitra dan menggandeng dua perusahaan teknologi raksasa dunia dalam membangun dan mengembangkan aplikasi Hyppe sebagai platform media sosial terbesar di Indonesia.

Ini adalah langkah awal menuju ekspansi global secara bertahap dalam misi jangka menengah untuk lima tahun kedepan dan menyelesaikan pembangunan data center di tiap negara dari 15 negara di seluruh dunia.

Saat ini Hyppe sedang melakukan finalisasi rencana pembangunan data center yang akan berpusat di kawasan kota digital, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang.

Tak hanya sampai di situ, PT Hyppe Teknologi Indonesia juga akan terus berupaya membuat terobosan-terobosan terbaru dan menyiapkan berbagai platform digital lainnya untuk menyongsong teknologi akses internet 5G.

“Kami berharap kepada seluruh stakeholder untuk terus memberikan dukungan kepada setiap karya anak bangsa demi kemajuan serta kesejahteraan bersama sehingga Indonesia mampu bangkit dan bersaing, khususnya di sektor teknologi,” beber Sammy Goh.

”Kedepannya, ini juga akan menjadi habit baru bagi pengguna sosial media dalam berinteraksi sekaligus mendapatkan penghasilan melalui media daring. Yang jelas akan kami luncurkan tahun ini, ditunggu saja!,” ujar pemilik bisnis di berbagai sektor yang akrab disapa Hanny Yong tersebut.

Lihat artikel asli Selular.id

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *